Showing posts with label cerita sukses. Show all posts
Showing posts with label cerita sukses. Show all posts

Saturday, July 6, 2013

Inspirasi

Inspirasi Sukses !!

Seorang guru memberikan tugas kepada siswa-siswanya untuk menuliskan Tujuh Keajaiban Dunia.

Tepat sebelum kelas usai, siang itu, semua siswa diminta untuk mengumpulkan tugas mereka masing-masing.

Seorang gadis kecil yang paling pendiam di kelas itu, mengumpulkan tugasnya paling akhir dengan ragu-ragu.

Tidak ada seorangpun yang memperhatikan hal itu…
Malamnya sang guru memeriksa tugas siswa-siswanya itu.

Sebagian besar siswa menulis demikian:

Tujuh Keajaiban Dunia:
1. Piramida
2. TajMahal
3. Tembok Besar Cina
4. Menara Pisa
5. Kuil Angkor
6. Menara Eiffel
7. Kuil Parthenon

Lembar demi lembar memuat hal yang hampir sama.
Beberapa perbedaan hanya terdapat pada urutan penulisan daftar tersebut.
Tapi guru itu terus memeriksa sampai lembar yang paling akhir…
Tapi saat memeriksa lembar yang paling akhir itu, sang guru terdiam.

Lembar terakhir itu milik si gadis kecil pendiam…

Isinya seperti ini:

Tujuh Keajaiban Dunia:
1. Bisa melihat
2. Bisa mendengar
3. Bisa menyentuh
4. Bisa disayangi
5. Bisa merasakan
6. Bisa tertawa, dan
7. Bisa mencintai…

Setelah duduk diam beberapa saat, sang guru menutup lembaran tugas siswa-siswanya.

Kemudian menundukkan kepalanya dan berdoa...

Mengucap syukur untuk gadis kecil pendiam di kelasnya, yang telah mengajarkannya sebuah pelajaran hebat...

Tidak perlu mencari sampai ke ujung bumi untuk menemukan keajaiban!!!
Keajaiban itu ada di sekeliling kita untuk kita miliki...

Bersyukurlah atas semua yg kita sudah miliki hari ini..

Henny Lim

Friday, November 23, 2012

Pantang Menyerah

Apapun masalahmu,..
Jangan pernah menyerah.>:/
Apapun rintanganmu,..
Tetap bertahan.:)
Badai kan berlalu,
Mentari kan bersinar.(*)
Pandang ke atas,
Berharap pada TUHAN,O:)
Karena dalam kesabaran...
PASTI ada JALAN KELUAR.
S̤̈̊ε♏αηgαΤ!! S̤̈̊ε♏αηgαΤ!! ({})
‎​​​​‎​‎​​​
‎​‎​†Gⓞⓓ ⓑⓛⓔⓢⓢ ⓨⓞⓤ†
\=D/ Horreeee aku sampe juga.. =D
▌ aku bisa baca sekarang ...
/ \
██
╬╬
╬╬
╬╬\O
╬╬/▌
╬╬//
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬:'(
╬╬/▌Tuhan..
╬╬// kuatkan aku.. :'( :'(
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬\O
╬╬/▌
╬╬//
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬/▌
╬╬//
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬\O
╬╬/▌
╬╬//
╬╬
╬╬
╬╬:& pusing beneran
╬╬/▌diatas anginnya kenceeng..
╬╬//
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬\O
╬╬/▌
╬╬//
╬╬
╬╬
╬╬=-c
╬╬/▌kaki gemetaar..
╬╬//ada чg bisa bantu aku turun ??
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬:O Wah tinggi banget...
╬╬/▌apa turun ªjª lagi ya ??
╬╬//
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬\O
╬╬/▌
╬╬//
╬╬
╬╬
╬╬X_X
╬╬/▌kaloo jatoh..
╬╬// pasti mati niih..
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬\O
╬╬/▌
╬╬//
╬╬
╬╬
╬╬\O
╬╬/▌
╬╬//
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬3-|
╬╬/▌Bisa ngak ya?
╬╬// mungkin aku nggak sanggup..
╬╬
╬╬
╬╬\O
╬╬/▌
╬╬//
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬:/
╬╬/▌
╬╬//
╬╬
╬╬
╬╬:s
╬╬/▌capee
╬╬//udah mau pingsaan!!
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬\>:O
╬╬/▌
╬╬//
╬╬
╬╬\:'(
╬╬/▌
╬╬//
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬\O
╬╬/▌
╬╬//
╬╬
╬╬
╬╬\O
╬╬/▌
╬╬//.
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬>:O
╬╬/▌lumayan tinggi..
╬╬//tp belom nyampe2
╬╬
╬╬
╬╬\O
╬╬/▌
╬╬//
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬#:-s
╬╬/▌
╬╬//mulai pegel
╬╬
╬╬
╬╬/:)
╬╬/▌Hhmmm...
╬╬//.
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬\O
╬╬/▌
╬╬//
╬╬
╬╬
╬╬\O
╬╬/▌
╬╬//.
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬\O
╬╬/▌
╬╬//
╬╬
╬╬
╬╬\O
╬╬/▌
╬╬//.
╬╬
╬╬
╬╬:D
╬╬/▌asiik.. Banyak чg ikut...
╬╬//
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬\O..
╬╬/▌..
╬╬ //
╬╬
╬╬
╬╬:/
╬╬/▌penasaran, apa'ya..??
╬╬/\
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬
╬╬\O
╬╬/▌
╬╬//
╬╬
╬╬
╬╬\O
╬╬/▌
╬╬//.
╬╬
╬╬
╬╬ ..\O
╬╬... ▌\manjat aah
███ / \. . .....O
██████. . . ./▌\jd pengen tahu
█████████./.\. . . . . ..ada apa diatas???
Henny Lim

Thursday, November 22, 2012

Alfred Nobel

Kisah Nyata...

Pagi itu seorang pria menjalani
rutinitasnya seperti biasa. Sebagai
seseorang yang mempunyai relasi luas dan sibuk, ia selalu menyempatkan diri untuk membaca kolom pengumuman termasuk juga kolom berita kematian.

Tiba-tiba matanya membaca sebuah
berita, berita yang sangat
mengejutkan dan membuat bulu kuduknya merinding. Ia sedang membaca berita kematiannya sendiri.

Pria ini terhenyak, ia lalu bertanya
kepada dirinya sendiri, apakah ia
masih hidup? Apakah saat ini ia ada
di dunia atau di alam baka?

Saat ia menyadari bahwa ada sebuah
kesalahan dalam berita ini, mungkin
karena memiliki nama yang sama,
pastilah redaksi koran ini telah
melakukan kesalahan.

Namun karena rasa penasaran ia pun
melanjutkan membaca berita tersebut.
Ia ingin tahu apa tanggapan orang
mengenai dirinya.

Dalam artikel itu ia disebut dengan
panggilan 'raja dinamit' telah wafat.
Pada bagian lain ia juga disebut
sebagai 'partner dewa kematian'.

Ia terkejut bukan kepalang, apakah
seperti ini dirinya akan dikenang
oleh orang-orang?

Kejadian ini membuka pikirannya, ia
lalu memutuskan bahwa ia tidak ingin
dikenang seperti itu. Ia bertekad
mulai saat itu juga ia akan berjuang
demi kedamaian dan kemanusiaan.

Begitulah akhirnya, pria yang bernama Alfred Nobel ini dengan tekadnya ia berusaha hingga pada akhirnya namanya diabadikan dalam hadiah perdamaian--yaitu Nobel Prizes.

Bagaimana dengan Anda? Seperti apa
Anda ingin dikenang oleh orang-orang
yang Anda tinggalkan? Warisan apa
yang akan Anda sumbangsihkan demi
mashlahat umat banyak? Apakah
orang-orang akan mengingat Anda
dengan penuh cinta dan rasa hormat?

Mari kita bersegera lakukan sebanyak
kebaikan, mulai hari ini, detik ini,
saat ini juga.

Salam hangat dari temanmu
Henny Lim

Kisah di balik keberhasilan Beiber

Pattie, mengalami pelecehan seksual sejak usia 5 thn, tdk berani mengadukan nasibnya ke pihak berwajib, melarikan diri ke dlm dunia narkoba. Usia 15 thn hidup di jalanan dan gelimang dosa. Usia 17 berusaha bunuh diri dengan mencoba menabrakkan dirinya ke truk yg sedang melaju. Tetapi truk berhasil menghindar.

Di bawa ke rmh sakit, tdk ada teman dan orang2 yg dikenalnya.
Sampai seorang pendeta dari pusat Anak Muda datang mengunjunginya. Membawakan bunga dan berkata " Tuhan menyuruh saya membawa bunga mawar ini kepadamu dan DIA mau berkata bahwa DIA melihatmu sama seperti DIA melihat bunga yg indah ini."

Awalnya Pattie tdk merespon. Tetapi pria ini mengatakan "Kau mencoba bunuh diri. Kau tdk mau hidupmu.
Tuhan menciptakanmu dengan satu tujuan. Mengapa tdk kau berikan Tuhan kesempatan dan melihat apa rancanganNYA dlm hidupmu.
Apa yg bisa DIA lakukan untukmu", kalimat ini membuat dia membuka hatinya.

Justin Bieber, penyanyi remaja fenomenal, tiketnya habis terjual dlm waktu 22 jam di tempat pertunjukkan paling bergengsi di Amerika, ϑαπ mendapat American Award 2012 adalah buah didikan wanita ini. Seorang ibu yg berhasil mendidik anaknya seorang diri. Ia adalah Pattie Elizabeth Mallete.

Jangan kita pernah menyerah dalam setiap pergumulan yang kita hadapi!!!
RancanganNya selalu indah pada waktuNya...

Pesan moral :

"Jangan hanya tertarik dengan apa yang dicapai orang sukses, tertariklah dengan air mata yang mereka keluarkan untuk mencapainya"

°♡˚ М̣̣̥̇̊ό̲̣̣̣̥я̩̥̊и̣̣̣̥ȋ̝̊̅̄и̣̣̣̥G̲̣̣̣̥ °♡˚
Henny Lim

Wednesday, November 14, 2012

Cincin kesuksesan

CINCIN AJAIB 

Seorang Bapak tua yg memiliki 3 org putra, sedang bingung.

Ia merasa memiliki sebuah cincin ajaib yg dianggapnya bertuah krn sejak digunakan slalu membawa kebruntungan & kesuksesan bagi dirinya.

Cincin ajaib itu rencananya ingin diwariskan kpd salah satu anaknya, tapi dia khawatir anak yg lain akan merasa iri.

Sebagai solusi, ia pergi ke tukang cincin & membuat 2 cincin yg sama seperti cincin ajaib miliknya.

Keesokan harinya, ia memanggil ketiga putranya, lalu berkata, "Anak2ku, cincin ini sama baiknya, siapa yg memakainya maka dia akan beruntung".

Tak lama berselang, sang bapak tua itu meninggal dunia.

Seiring berjalannya waktu, ketiga putranya tahu bahwa hanya satu cincin yg asli.

Mrk lalu pergi ke seorang hakim yg bijaksana utk mencari tahu mana cincin yg asli & meminta jalan keluar dan pembuktian.

Setelah merenung & berpikir, hakim bijaksana itu berkata: "Aku tdk dpt menolong kalian, tapi aku tahu sebuah cara utk memastikan cincin yg asli.

Pakailah cincin kalian masing2, kalian yg hrs membuktikan bahwa cincin kalian asli, yaitu dgn bertindak & bekerja dngn baik sehingga kalian menjadi org yg beruntung".

Ketiganya bertekad utk membuktikan cincin mrk yg asli & bertuah.

Mereka berusaha membuktikan pada diri sendiri bahwa keberhasilan & keberuntungan mrk adalah krn cincin ajaib asli pemberian bapak mrk.

Setelah beberapa thn berlalu, sukses demi sukses mrk raih bersama.

Akhirnya merekapun sadar & mengerti bahwa bukan cincin yg membuat mrk sukses, melainkan krn mrk sendiri.

Pesan moral :

Bukan sesuatu di luar diri Anda yg membuat Anda sukses atau beruntung.

Bukan cincin Anda, busana Anda, atau apapun yg Anda kenakan.

Tetapi yg menentukan keberhasilan adalah keuletan, Doa, bersyukur,dan Usaha diri Anda sendiri.

Kita yg hrs membuktikan bisa berhasil & berguna.
Ţє̲̣̥tά̲̣̥ƥ ‎​‎​ː̗̀☀̤̣̈̇ː̖́§ΞM☆NgΔ†ː̗̀☀̤̣̈̇ː̖́ ϑαπ sertakan Dia ϑαlαm keadaan apapun.

‎​爪єt siang ........ :D
Henny Lim

Tuesday, November 6, 2012

3 sifat Sahabat yang sebaiknya ada disampingmu

Nabi Khonghucu mengatakan :
"ada tiga macam sahabat yang membawa manfaat({}) dan ada tiga macam sahabat yang membawa celaka:]xx . Seorang sahabat yang lurus, yang jujur, dan yang berpengetahuan  luas, akan membawa manfaat:D . Seorang sahabat yang licik, yang lemah dalam hal-hal yang baik, dan hanya pandai memutar lidah akan membawa celaka>:O .
Henny Lim

Monday, July 9, 2012

REGINA - INDONESIAN IDOL 2012

Kisah hidup Regina ternyata begitu berat & mengharukan,
Benar² sebuah perjuangan hidup sejak dia kecil.

Sewaktu kecil dia pernah mengalami kecelakaan.
Regina, Ibu & Adiknya selamat,
sedangkan Ayahnya meninggal dunia.

Regina mengalami patah kaki sampai harus dioperasi 2 kali.

Ibunya menikah lagi,
tapi kemudian Ayah Tirinya juga meninggal dunia.

Karena tertipu investasi,
Ibunya harus menggadaikan rumah,
sampai akhirnya rumahnya di jual dan beli rumah kecil yg sekarang dia tempati bersama ibu dan 2 orang adiknya.

Rumah kecil itu direnovasi juga dgn bantuan warga, ada yang bantu pagar, atap, dsb.

Demi mencukupi kebutuhan hidup,
Regina sejak kelas 1 SMU menyanyi di kafe.

Kehidupan se-hari² juga mengandalkan bantuan dari saudara² ibunya dan setiap bulan mereka mendapat paket sembako dari gereja.

Seperti kita ketahui,
Regina gagal mengikuti Indonesian Idol sampai 6x !!

Tapi, dia tidak putus asa,
berjuang terus sampai ke-7x nya dia berhasil !!

"The winner sees an answer for every problem.
The looser sees the problem in every answer".

"Seorang Pemenang selalu melihat sebuah jawaban di setiap masalah,
Sedang seorang Pecundang melihat sebuah masalah di setiap jawaban."

TUHAN menguji kesabarannya selama 6 tahun,
TUHAN menempa mentalnya dan TUHAN membuat indah pada waktuNYA.

Keberhasilan Regina ϑĩ Indonesian Idol adalah jawaban TUHAN atas kesabaran & perjuangannya, terlebih atas doa²nya.

Hati manusia memikir-mikirkan jalannya,
tetapi TUHANlah yg menentukan arah langkahnya.

Regina menjadi Indonesian Idol 2012 yg nantinya akan di ikut-sertakan dlm ajang Asia Idol.

"KEMENANGAN ADALAH MILIK ORANG² YG BERDOA & BERJUANG!!"

May Your Day Be Blessed, Have a Good Sunday
Henny

Tuesday, May 29, 2012

Dirimu terbatas + Tuhan tak terbatas = Mayoritas

Karena ingin memacu kemajuan putranya yg masih kecil, seorang ibu membeli tiket konser piano Ignace Paderewski.

Keduanya mendapat tempat duduk dekat panggung. Anak laki² tadi memandang ter-kagum² pada kemegahan Grand Piano yg ada dipanggung.

Sementara sang ibu asyik berbincang dgn teman sebelah bangku, sang Anak memanfaatkan redupnya lampu menyelinap keatas panggung.

Tiba² terdengar suara piano memainkan lagu,
"Twinkle, Twinkle, Little Star"
Saat lampu sorot diarahkan ke piano, sang ibu terkejut melihat anaknya sedang duduk dikursi piano.

Belum sempat wanita tadi memanggil anaknya turun, sang pemain piano terkenal itu muncul dari balik layar menuju piano sambil berkata, "Jangan berhenti, mainkan terus"

Dari belakang anak itu, Paderewski menekan tuts dgn tangan kiri utk memainkan bass. Kemudian dgn tangan kanan ia menambahkan permainan Obligato.

Sang Maestro dan sang pemula yg masih anak², sama² memikat penonton.

Pelajaran:
Tak peduli betapa kecil dan minimnya anda hari² ini.
Sang pakar mengatakan;
"Jangan berhenti~mainkan terus"

Dia akan menambahkan dan menyempurnakan apa yg kurang, sehingga mnjd sebuah karya yg agung.

<3 Naikkan semua impian kita dlm doa & tindakan

<3Capailah lebih tinggi dari prestasi sebelumnya.

<3 Jangan lihat diri kita yg terbatas, lihat Tuhan yg tak terbatas

<3ALLAH ditambah satu orang akan selalu mnjd mayoritas

Bagi ALLAH, DIA dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita
Jadi...teruslah berusaha mencapai impian2mu,krn kalau orang lain bisa...maka kamupun bisa,yakin,percaya,dan beranilah utk kerja keras mencapai impian itu...God Always Support U...({})

ᴳᴼᴼᴰ ᵔ.ᵔ ᴹᴼᴿᴺᴵᴺᴳ
‎⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴✽̶GôÐ Bléڪڪ Ú✽̶♈̷̴┈̥-̶̯͡⌣̊
Henny

Saturday, May 26, 2012

Kesuksesan kita

"Siapa mengirim pesan dengan perantaraan orang bebal mematahkan kakinya sendiri dan meminum kecelakaan." Amsal 26:6

"Trusting a Fool to convey a message is as foolish as cutting off one's feet or drinking poison." (Proverb 26:6)

Kesuksesan kita meningkat jika kita tahu merekrut dan mendelegasikan tugas pada orang yg berkualitas! Pada skala tertentu, kesuksesan kita banyak bergantung pada orang2 yg ada disekitar kita. Salah memilih SDM akan menunda bahkan menghancurkan kesuksesan Anda. Rekrut only the best...! Dan delegasikan only to the best...! Maka Anda akan melihat kesuksesan Anda meningkat. What do u think friend..?

Dr. Hanny Layantara
Happy Family Center
Henny

Saturday, May 19, 2012

Teman atau lawan, pujian atau kesakitan?

@>-- Setangkai indah

Ada sebuah pohon yang sedang berbuah lebat, buahnya terlihat kuning keemasan sangat menggiurkan.
Seekor burung jalak terbang ke pohon tersebut, dengan suara keras berteriak memuji pohon tersebut. "Pohon yang subur, engkau terlihat indah dengan buah-buah pohon ini." Pohon ini BANGGA mendengar pujian tersebut.

Kemudian, seekor burung kenari terbang ke pohon ini, menghadap pohon ini sambil bernyanyi, "Pohon yg sangat hijau, buahnya sangat wangi, sangat bagus." Pohon ini semakin BANGGA.

Seekor burung pelatuk terbang ke pohon ini, dia mematuk-matuk disana sini ∂ï badan pohon buah ini membuat pohon buah sangat menjerit kesakitan.

Burung pelatuk berkata, "Saya melihat di dalam tubuh anda ada seekor ulat, saya ingin mematuknya keluar, jika tidak, maka anda akan sakit dimakan ulat..."

Si pohon dengan marah berkata, "Omong kosong, engkau mematuk saya, sengaja ingin membunuh saya, cepat pergi dari sini!", burung pelatuk akhirnya terbang pergi.

Tidak berapa lama kemudian, pohon menderita sakit, daunnya berubah kuning kemudian gugur.

Akhirnya dahannya juga layu, tidak bisa berbuah lagi.

Burung jalak terbang meninggalkannya.., burung kenari juga tidak datang bernyanyi lagi..

Pada saat ini burung pelatuk datang lagi, walau bagaimanapun pohon menjerit kesakitan dia tidak peduli, mematuk terus sampai seluruh ulat ditubuh pohon terpatuk habis.

Beberapa waktu kemudian, pohon ini tumbuh kembali, daun-daun hijau mulai terlihat, kemudian berbuah lagi.

Pada saat ini, pohon dengan perasaan terharu berkata, "Yang bernyanyi dan memujimuji kita belum tentu adalah seorang teman, tetapi yang bersedia menunjukkan kekurangan, juga bisa membantu kita, inilah sahabat sejati."

Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium berlebihan.
Henny

Friday, May 18, 2012

Kisah sukses Lee Myung Bak

Orang Miskin yg Akhirnya di Puncak Kesuksesan

Dia terlahir dari keluarga yg sangat miskin. Sepanjang hari dia mengisi perutnya dgn ampas gandum gratis dan mengganjalnya dgn banyak air.

Di usia remaja, ia menjadi pengasong makanan murahan dan es krim. Lalu menjadi buruh bangunan.

Meski sangat miskin, ia punya tekad kuat untuk menempuh pendidikan tinggi. Ia belajar keras demi memperoleh beasiswa SMA.

Karena prestasinya bagus, dia diterima di Korea University. Untuk biaya kuliah, dia bekerja sebagai tukang sapu jalan.

Karena menjadi anggota dewan mahasiswa yg terlibat aksi demo anti pemerintah, ia dikenai hukuman penjara percobaan di tahun 1964.

Dia lalu bekerja di Hyundai. Kemampuannya mengundang kagum petinggi Hyundai sehingga karirnya terus melesat. Ia berhasil membangun divisi yg dipimpinnya menjadi mesin uang.

Setelah 30 tahun di Hyundai, ia masuk menjadi anggota dewan di tahun 1992.

Di 2002, ia terpilih menjadi Walikota Seoul.
Orang inilah yang akhirnya di 25 Februari 2008 dilantik sebagai Presiden Korea Selatan.

Lee Myung Bak membuktikan bahwa sekalipun berasal dari keluarga sangat miskin, dia bisa mencapai puncak sukses dgn kerja keras dan kesungguhan.

Myung Bak adalah contoh nyata betapa setiap orang bisa mengubah nasibnya. Kemiskinan serta latar belakang yg kurang baik bukanlah alasan untuk tidak bisa sukses.
Dan walaupun begitu, masih banyak orang yang suka menunda tekad dan kerja keras serta kemauan kuatnya untuk merubah nasibnya sendiri..

Lee Myung Bak, adalah presiden Korea . Kalau tdk ada aral melintang maka thn ini ia akan hadir dlm WPA (World Prayer Assembly) 2012 (Doa Sedunia) di stadion Bung Karno, Jakarta
Henny

Saturday, April 28, 2012

Melamar jadi pengusaha

Bedanya 12 Jam/Hari Pengusaha & Pekerja:

Perhitunga Gaji Pekerja 1Bln:
Kerja 12jam x 25rb x 30hari= 9jt
(Kejar Target+dimarahi bos)

Perhitungan Gaji Pengusaha 1Bln:
Kerja 12jam x 25rb x 10 Outlet x 30hari=90jt
(Kerja suka2 gaji tetep sama)

Ayo sobat, jauhi melamar jd pekerja, lebih enak melamar jd pengusaha muda.

Yg lebih nikmat lg melamar sang kekasih :D (dg pangkat Pengusaha muda SUKSES)
Henny

Monday, November 14, 2011

Keluarga adalah harta yang berharga

Inspiring story : Bill Havens, seorang pendayung hebat berkaliber Internasional dalam masa karantinanya menjelang piala dunia mendayung,
menerima berita bahwa istrinya akan segera melahirkan.

Setelah mendengar kabar tersebut ia memilih untuk pulang & tidak mengikuti kejuaraan dunia & memutuskan untuk menunggui istrinya yg akan melahirkan.

Belasan tahun kemudian th 1952,
Bill menerima telegram dari putranya,
Frank yang pada saat itu baru saja memenangkan medali emas cano 10.000 meter pada Olimpiade di Finlandia.

Telegram itu isinya:
"Ayah, terimakasih karena telah menunggu kelahiran saya.
Saya akan pulang membawa medali emas yg seharusnya ayah menangkan beberapa tahun yg lalu.
Anakmu tersayang, Frank..."

Dari kisah diatas kita bisa belajar bagaimana kehadiran keluarga berdampak sangat besar bagi anggota keluarga tersebut.

Theodore Roosevelt, mantan Presiden AS berkata: "Aku lebih suka melewatkan waktu bersama dgn keluargaku daripada dgn petinggi2 dunia manapun.

Sahabat...
Pada akhirnya kita akan sampai pada suatu titik dimana pada dasarnya semua yg kita lakukan,
semua jerih lelah kita dalam pekerjaan,
semua untuk mereka,
keluarga yang kita cintai.

Pada akhirnya kita akan menemukan bahwa jabatan, prestasi, & promosi tidaklah seberarti kebersamaan diantara keluarga.

Jadi relakah saudara menukar kehangatan dalam keluarga anda dgn kesibukan dalam pekerjaan anda yg mungkin sudah sangat berlebihan?
Selalu ada hasil yg terbaik dari kerja keras yg terbaik pula

Jika anda Marketer : Keluarga adalah nasabah utama anda .

Jika anda karyawan : Keluarga adalah boss anda sesungguhnya

Jika anda investor : investasi yg paling berharga adalah nilai2 yg anda tanam dlm Keluarga anda .

Pastikan ketika anda diposisi puncak gunung kesuksesan, anda mengibarkan bendera kemenangan dgn pelukan keluarga disekitar anda, dan bukan dalam keadaan mereka tertinggal dibawah sambil mereka menangis krn kehilangan anda..

Selamat berkumpul bersama keluarga :).Have @ nice Weekend ({})
living your life, be happy!

Wednesday, November 9, 2011

BOLA KARET

~" BOLA KARET "~
» Brian Dyson, mantan eksekutif Coca Cola, pernah menyampaikan pidato yg sangat menarik,
"Bayangkan hidup itu seperti pemain akrobat dgn lima bola di udara. Anda bisa menamai bola itu dgn sebutan :
~» Pekerjaan
~» Keluarga
~» Kesehatan
~» Sahabat, dan
~» Semangat
Anda semuanya hrs menjaga semua bola itu tetap di udara dan jgn sampai ada yg terjatuh.
Kalaupun situasi mengharuskan Anda melepaskan salah satu diantara lima bola tsb, lepaskanlah Pekerjaan...!!! Krn pekerjaan adalah BOLA KARET.
Pada saat Anda menjatuhkannya, suatu saat ia akan melambung kembali, namun 4 bola lain : •Keluarga, •Kesehatan, •Sahabat & •Semangat adalah BOLA KACA !!! Jika Anda menjatuhkannya, akibatnya bisa pecah & sangat fatal...!
living your life, be happy!

Thursday, October 13, 2011

Mulai dari dirimu

Jangan mengkhayalkan dirimu melangkah gagah dalam langkah raksasa.

Raksasa sudah lama tidak ada dalam kehidupan nyata kemanusiaan.

Yang disebut sebagai langkah raksasa yang menghebatkan cerita kehidupan anak manusia, adalah sesungguhnya ribuan langkah kecil yang dengan setia diurutkan oleh impian dan kerja keras.

Maka, bebaskanlah dirimu untuk memimpikan kejayaan pribadi dan kehidupan yang berukuran raksasa, tapi pastikanlah bahwa engkau tulus bekerja dalam langkah-langkah kecil yang rendah hati, tapi yang menuju keindahan impianmu, dan yang kau tenagai dengan doa, kejujuran, dan kerja keras.

Itulah yang akan menjadikanmu raksasa dalam sejarah kehidupan diri dan keluargamu.

Engkau harus memulai dari sesuatu, dan sesuatu itu adalah dirimu.

Mario Teguh
Nite all..({})
living your life, be happy!

Saturday, October 8, 2011

Tiga Hal Menggetarkan dari Steve Jobs

Steve Jobs's speech,
read this!
http://t.co/QPACqQra

Tiga Hal Menggetarkan dari Steve Jobs

Kalau suka menonton film animasi seperti Toy Story, a Bugs Life, Finding Nemo, Monster Inc, dan The Incredible, kemungkinan besar Anda tahu Pixar — perusahaan animasi yang membidani film-film animasi tersebut. Kalau suka dengan dunia desain dan pengguna Mac, Anda pasti kenal Steve Jobs, sang perintis Apple Macintosh, yang kini merajalela dengan iPod-nya.

Steve Jobs merupakan fenomena entrepenuer dunia, yang mengalami perjalanan bisnis dan hidup yang luar biasa. Ia mendirikan Apple Computer, namun kemudian ditendang dari kursi CEO oleh Dewan Direksi. Sungguh pahit rasanya jika kita melahirkan sesuatu kemudian kita dipisahkan darinya. Namun ia bangkit dan membalikkan situasi. Ia membangun NEXT, yang kemudian disusul dengan perusahaan lain yakni Pixar yang melahirkan film animasi komputer pertama di dunia. Ia akhirnya berhasil kembali ke Apple melalui melalui proses akuisisi Apple terhadap Next. Kini, di tangannya kembali, Apple menggegerkan dunia dengan inovasi iPod yang mengalahkan kepoluleran Walkman Sony.

Ketika lahir, ibunya memutuskan untuk menyerahkannya ke orang lain. Ia tak pernah lulus kuliah. Ia pun pernah divonis mati karena kanker pankreas. Namun ia bisa melewati semua itu dengan baik.

(update Kamis, 6 Oktober 2011: kemarin, 5 Oktober 2011, Steve Jobs, kelahiran 24 Februari 1955, akhirnya meninggal karena kanker)

Ketika diundang ke Universitas Stanford, Steve Jobs memberikan pidato yang sangat luar biasa mengenai tiga hal. Dengan bahasa yang indah, lembut, terstruktur, penuh dengan kedalaman filosofi namun mencuatkan semangat hidup, ia menginspirasi banyak mahasiswa di sana.

Saya takut menterjemahkannya dalam bahasa Indonesia karena sangat berpotensi mengerdilkan suasana batin Steve Jobs saat menulis ini.

Berikut ini saya kutipkan penuh pidatonya dua setengah tahun lalu.

Semoga bermanfaat.

Steve Jobs' Convocation Speech (Stanford)
This is the text of the Commencement address by Steve Jobs, CEO of Apple Computer and of Pixar Animation Studios, delivered on June 12, 2005.

I am honored to be with you today at your commencement from one of the finest universities in the world. I never graduated from college. Truth be told, this is the closest I've ever gotten to a college graduation.

Today I want to tell you three stories from my life.

That's it. No big deal. Just three stories.

The first story is about connecting the dots.

I dropped out of Reed College after the first 6 months, but then stayed around as a drop-in for another 18 months or so before I really quit. So why did I drop out?

It started before I was born. My biological mother was a young, unwed college graduate student, and she decided to put me up for adoption. She felt very strongly that I should be adopted by college graduates, so everything was all set for me to be adopted at birth by a lawyer and his wife. Except that when I popped out they decided at the last minute that they really wanted a girl. So my parents, who were on a waiting list, got a call in the middle of the night asking: "We have an unexpected baby boy; do you want him?" They said: "Of course." My biological mother later found out that my mother had never graduated from college and that my father had never graduated from high school. She refused to sign the final adoption papers. She only relented a few months later when my parents promised that I would someday go to college.

And 17 years later I did go to college. But I naively chose a college that was almost as expensive as Stanford, and all of my working-class parents' savings were being spent on my college tuition. After six months, I couldn't see the value in it. I had no idea what I wanted to do with my life and no idea how college was going to help me figure it out. And here I was spending all of the money my parents had saved their entire life. So I decided to drop out and trust that it would all work out OK. It was pretty scary at the time, but looking back it was one of the best decisions I ever made. The minute I dropped out I could stop taking the required classes that didn't interest me, and begin dropping in on the ones that looked interesting.

It wasn't all romantic. I didn't have a dorm room, so I slept on the floor in friends' rooms, I returned coke bottles for the 5? deposits to buy food with, and I would walk the 7 miles across town every Sunday night to get one good meal a week at the Hare Krishna temple. I loved it. And much of what I stumbled into by following my curiosity and intuition turned out to be priceless later on. Let me give you one example:

Reed College at that time offered perhaps the best calligraphy instruction in the country. Throughout the campus every poster, every label on every drawer, was beautifully hand calligraphed. Because I had dropped out and didn't have to take the normal classes, I decided to take a calligraphy class to learn how to do this. I learned about serif and san serif typefaces, about varying the amount of space between different letter combinations, about what makes great typography great. It was beautiful, historical, artistically subtle in a way that science can't capture, and I found it fascinating.

None of this had even a hope of any practical application in my life. But ten years later, when we were designing the first Macintosh computer, it all came back to me. And we designed it all into the Mac. It was the first computer with beautiful typography. If I had never dropped in on that single course in college, the Mac would have never had multiple typefaces or proportionally spaced fonts. And since Windows just copied the Mac, its likely that no personal computer would have them. If I had never dropped out, I would have never dropped in on this calligraphy class, and personal computers might not have the wonderful typography that they do. Of course it was impossible to connect the dots looking forward when I was in college. But it was very, very clear looking backwards ten years later.

Again, you can't connect the dots looking forward; you can only connect them looking backwards. So you have to trust that the dots will somehow connect in your future. You have to trust in something – your gut, destiny, life, karma, whatever. This approach has never let me down, and it has made all the difference in my life.

My second story is about love and loss.

I was lucky ? I found what I loved to do early in life. Woz and I started Apple in my parents garage when I was 20. We worked hard, and in 10 years Apple had grown from just the two of us in a garage into a $2 billion company with over 4000 employees. We had just released our finest creation – the Macintosh – a year earlier, and I had just turned 30. And then I got fired. How can you get fired from a company you started? Well, as Apple grew we hired someone who I thought was very talented to run the company with me, and for the first year or so things went well. But then our visions of the future began to diverge and eventually we had a falling out. When we did, our Board of Directors sided with him. So at 30 I was out. And very publicly out. What had been the focus of my entire adult life was gone, and it was devastating.

I really didn't know what to do for a few months. I felt that I had let the previous generation of entrepreneurs down – that I had dropped the baton as it was being passed to me. I met with David Packard and Bob Noyce and tried to apologize for screwing up so badly. I was a very public failure, and I even thought about running away from the valley. But something slowly began to dawn on me ? I still loved what I did. The turn of events at Apple had not changed that one bit. I had been rejected, but I was still in love. And so I decided to start over.

I didn't see it then, but it turned out that getting fired from Apple was the best thing that could have ever happened to me. The heaviness of being successful was replaced by the lightness of being a beginner again, less sure about everything. It freed me to enter one of the most creative periods of my life.

During the next five years, I started a company named NeXT, another company named Pixar, and fell in love with an amazing woman who would become my wife. Pixar went on to create the worlds first computer animated feature film, Toy Story, and is now the most successful animation studio in the world. In a remarkable turn of events, Apple bought NeXT, I retuned to Apple, and the technology we developed at NeXT is at the heart of Apple's current renaissance.

And Laurene and I have a wonderful family together.

I'm pretty sure none of this would have happened if I hadn't been fired from Apple. It was awful tasting medicine, but I guess the patient needed it. Sometimes life hits you in the head with a brick. Don't lose faith. I'm convinced that the only thing that kept me going was that I loved what I did. You've got to find what you love. And that is as true for your work as it is for your lovers. Your work is going to fill a large part of your life, and the only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do. If you haven't found it yet, keep looking. Don't settle. As with all matters of the heart, you'll know when you find it. And, like any great relationship, it just gets better and better as the years roll on. So keep looking until you find it. Don't settle.

My third story is about death.

When I was 17, I read a quote that went something like: "If you live each day as if it was your last, someday you'll most certainly be right." It made an impression on me, and since then, for the past 33 years, I have looked in the mirror every morning and asked myself: "If today were the last day of my life, would I want to do what I am about to do today?" And whenever the answer has been "No" for too many days in a row, I know I need to change something.

Remembering that I'll be dead soon is the most important tool I've ever encountered to help me make the big choices in life. Because almost everything all external expectations, all pride, all fear of embarrassment or failure – these things just fall away in the face of death, leaving only what is truly important. Remembering that you are going to die is the best way I know to avoid the trap of thinking you have something to lose. You are already naked. There is no reason not to follow your heart.

About a year ago I was diagnosed with cancer. I had a scan at 7:30 in the morning, and it clearly showed a tumor on my pancreas. I didn't even know what a pancreas was. The doctors told me this was almost certainly a type of cancer that is incurable, and that I should expect to live no longer than three to six months. My doctor advised me to go home and get my affairs in order, which is doctor's code for prepare to die. It means to try to tell your kids everything you thought you'd have the next 10 years to tell them in just a few months. It means to make sure everything is buttoned up so that it will be as easy as possible for your family. It means to say your goodbyes.

I lived with that diagnosis all day. Later that evening I had a biopsy, where they stuck an endoscope down my throat, through my stomach and into my intestines, put a needle into my pancreas and got a few cells from the tumor. I was sedated, but my wife, who was there, told me that when they viewed the cells under a microscope the doctors started crying because it turned out to be a very rare form of pancreatic cancer that is curable with surgery. I had the surgery and I'm fine now.

This was the closest I've been to facing death, and I hope its the closest I get for a few more decades. Having lived through it, I can now say this to you with a bit more certainty than when death was a useful but purely intellectual concept:

No one wants to die. Even people who want to go to heaven don't want to die to get there. And yet death is the destination we all share. No one has ever escaped it. And that is as it should be, because Death is very likely the single best invention of Life. It is Life's change agent. It clears out the old to make way for the new. Right now the new is you, but someday not too long from now, you will gradually become the old and be cleared away. Sorry to be so dramatic, but it is quite true.

Your time is limited, so don't waste it living someone else's life. Don't be trapped by dogma – which is living with the results of other people's thinking. Don't let the noise of other's opinions drown out your own inner voice. And most important, have the courage to follow your heart and intuition. They somehow already know what you truly want to become. Everything else is secondary.

When I was young, there was an amazing publication called The Whole Earth Catalog, which was one of the bibles of my generation. It was created by a fellow named Stewart Brand not far from here in Menlo Park, and he brought it to life with his poetic touch. This was in the late 1960′s, before personal computers and desktop publishing, so it was all made with typewriters, scissors, and polaroid cameras. It was sort of like Google in paperback form, 35 years before Google came along: it was idealistic, and overflowing with neat tools and great notions.

Stewart and his team put out several issues of The Whole Earth Catalog, and then when it had run its course, they put out a final issue. It was the mid-1970s, and I was your age. On the back cover of their final issue was a photograph of an early morning country road, the kind you might find yourself hitchhiking on if you were so adventurous. Beneath it were the words: "Stay Hungry. Stay Foolish." It was their farewell message as they signed off. Stay Hungry. Stay Foolish. And I have always wished that for myself. And now, as you graduate to begin anew, I wish that for you.

Stay Hungry – Stay Foolish.

Thank you all very much.

Jika ingin menyaksikan pidatonya, silahkan mainkan video Youtube di bawah ini:

[youtube:http://www.youtube.com/watch?v=D1R-jKKp3NA]

living your life, be happy!

Sunday, July 10, 2011

Uang Rokok

>=) : Perokok
:& : Bukan Perokok
*mereka berdua lagi di bis*

PR>=) mengeluarkan sebungkus rokok dari kantung celananya bermaksud untuk menawarkan kepada orang sebelahnya
>=) : Mau rokok mas?
:& : oooh tidak terimakasih

BP:& bermaksud penasaran, dan ingin memberi arahan kepada si PR>=) supaya tidak merokok,lantas mulailah si BP:& mengawali pembicaraan
:& : sehari habis berapa batang rokok mas?
>=) : Biasanya sih 2 bungkus
:& : sebungkus harganya berapa mas?
>=) : 10.000
:& : mas udah berapa taun ngerokok?
>=) : 20 taon
:& :begini saya kasih gambaran,1 bungkuss harganya 10 rebu,satu hari mas habis 2 bungkus, jadi 20.000. kalo satu bulan jadi 20.000 x 30 = 600.000. jadii kalo satu taon berarti 600.000 x 12 - 7.200.000 , kalo anda udah 20 taun ngerokok berarti 7.200.000 x 20 = 144.000.000 wahh seharusnya kalo mas gak merokok bisa beli mobil tuh! 
>=) : saya juga kasih gambaran!
:& : silahkan
>=) : anda perokok atau tidak dan sejak kapan anda tdk merokok?
:& : tidak. itu haram bagi saya, sejak lahir saya tidak merokok..
>=) : LAH? NAPE LO NAIK BUS? MOBIL LO MANA???
:& : ?!..!?!?!!
:O >:O =D X_X=))=D
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Thursday, June 30, 2011

The Greatest principle

-Expectations is happiness killer-
-What the Result you want is a goal-

Good goal lead u to success
You must know, what YOU WANT in THIS LIFE now.

1.Focus in your internal,
2."Desire" is not under your control;
"Goal" is something under your control. Focus on your goal will eliminate stress. Focus on your desire would higher your frustating
3. Law of attraction make many people frustrated, not getting what they want.

See the video:
Www.thegreatestprinciple.com/anthony/

Wednesday, October 27, 2010

LOVE

There are 2 most powerful things in e world.. & that would be "Money & Love" Here are the differences:

Money talks.
Love whispers.
Money builds houses.
Love builds homes.
Money rules the world.
Love protects.
Money is the power.
Love is strong.
Money creates gap between rich n poor.
Love creates bridge between them.
Money creates wars n crimes.
Love creates peace n harmony.

So they are...
Money is always the reason behind all e problems
Love is always the answer of all e problems
So be Grateful when u received Love more than money ({})
Money is important...Yet it would be nothing without LOVE... <3
www.funnsimple.blogspot.com