Showing posts with label books reviews. Show all posts
Showing posts with label books reviews. Show all posts

Monday, March 1, 2010

BAGAIMANAPUN: 10 Perintah Paradoks

1. Manusia sering bersikap tidak logis, tidak masuk akal.
BAGAIMANAPUN SAYANGI MEREKA

2. Bila anda melakukan kebaikan, orang akan menuduh Anda memliki motif tersembunyi yang mementingkan diri sendiri.
BAGAIMANAPUN LAKUKAN KEBAIKAN ITU

3. Jika anda sukses, anda akan mengundang sahabat-sahabat palsu dan musuh-musuh yang sebenarnya
BAGAIMANAPUN RAIHLAH SUKSES ITU

4. Kebaikan yang anda lakukan hari ini akan dilupakan esok hari
BAGAIMANAPUN LAKUKAN KEBAIKAN ITU

5. Kejujuran dan keterbukaan membuat anda rentan
BAGAIMANAPUN JUJUR DAN TERBUKALAH

6. Pria dan wanita paling hebat dengan gagasan yang paling besar dapat dijatuhkan oleh pria dan wanita paling kecil dengan pikiran yang paling kecil
BAGAIMANAPUN BERPIKIR BESARLAH

7. Orang bersimpati pada pihak yang lemah tetapi mengikuti pihak yang kuat
BAGAIMANAPUN BERJUANGLAH BAGI PIHAK YANG LEMAH

8. Apa yang anda bangun selama bertahun2 dapat hancur dalam semalam
BAGAIMANAPUN BANGUNLAH

9.Sesungguhnya manusia membutuhkan pertolongan, tetapi mereka mungkin akan menyerang Anda jika Anda menolong mereka
BAGAIMANAPUN TOLONGLAH MEREKA

10. Berikan yang terbaik pada dunia dan Anda akan kecewa
BAGAIMANAPUN BERIKAN YANG TERBAIK PADA DUNIA

life is perfect! imagine it.

Thursday, November 13, 2008

our brain

Otak kita punya lebih banyak jumlah pola pikir yang mungkin terjadi dari yang pernah kita bayangkan. BAhkan lebih banyak dari galaksi kita dan 200 miliar bintangnya.
Jika kita menikmati pembelajaran yang terus menerus, tidak ada yang mungkin tidak bisa kita ingat. Intinya 'make fun'.
bisa dengan TST (Total Story Technique), TWT (Total Words Technique), and extention technique.
Semuanya fun buat dicoba. Sering-sering latihan metode ini, bikin kehidupan kita yang biasa-biasa jadi lebih ramai..
Dare to try?
rujukan: Super Great Memory by Mr.SGM

Thursday, June 7, 2007

Rich Dad Poor Dad reviews

Kehidupan adalah sebuah perlombaan ‘rat race’, dimana semua orang berlomba-lomba untuk menjadi seprofesional mungkin di bidangnya dan berharap dengan semakin bertambahnya kepandaian dan intelegensi mereka di bidang tersebut, maka akan didapatkan kenaikan gaji baik dari perusahaan, lembaga-lembaga, pemeritahan, dsb. Akan tetapi usaha mereka ini biasanya tidak diikuti oleh intelegensi financial yang sepadan. Sehingga merekapun berusaha menghidupi diri mereka sesuai dengan trend kehidupan masyarakat modern saat ini. Yang penuh dengan sifat konsumerisme. Bahkan bank-bank saat ini pun berlomba-lomba memberikan kartu kredit, seiring dengan semakin bertambahnya penggunaan kartu kredit dewasa ini dan juga pemberian diskon-diskon di berbagai restaurant, maupun outlet-outlet perbelanjaan.

Seringkali masyarakat kebanyakan bekerja dengan orientasi uang, sedangkan orang kaya bekerja untuk belajar. Mereka tidak takut untuk kehilangan uang. Pelajaran itu lah yang membuat mereka semakin kaya. Sudut-sudut pandang seperti inilah yang banyak diulas dalam buku ini. Pemikiran-pemikiran baik untuk tidak terus terperangkap dalam rat race. Dengan pengenalan setiap individu terhadap asset dan lialibilitas, serta penempaan jiwa setiap individu. Maka tidak ada lagi orang miskin di dunia.

Hidup adalah pelajaran terbaik. Setiap kejadian maupun masalah dalam hidup ini mengajar kita untuk menjadi lebih baik. Tergantung dari cara pandang setiap individu. Karena setiap masalah-masalah yang terjadi dalam kehidupan kita memiliki arti yang menempa diri setiap individu untuk menjadi lebih dewasa.
Memang hidup tampaknya mempermainkan kita semua, beberapa menyerah, yang lain melangkah, dan sedikit saja yang belajar dari pelajaran hidup dan melangkah terus. Mereka menyambut hidup yang mempermainkan mereka. Bagi sedikit orang ini, hal itu berarti mereka mau dan ingin belajar sesuatu, mereka belajar dan terus maju. Banyak yang keluar dan sedikit yang seperti kamu berjuang dan bertempur”

(lengkapnya baca aja buku Rich Dad Poor Dad by Robert T. Kiyosaki)